Minggu, 24 November 2013

tulisan 10



Eva Dan ketiga Sahabatnya

Hay, namaku eva saat ini aku duduk di bangku kelas 1. Aku siswa baru yang beranjak remaja. Aku memiliki 3 orang sahabat selama aku sekolah di SMP Taman Siswa, temanku yaitu ada detri, novita dan laras. Kami berempat bersahabat baik, bahkan sudah seperti saudara. Kami berempat selalu mengalami susah senang bersama. Kita sempat sekelas hanya dkelas 2nya saja, di kelas 1 dan 3 kami beda kelas.
Dimulai dari detri, dia ini agak berbadan gemuk, sukanya makan dan tentunya bawel, kadang  melihat khas raut wajahnya yang lucu karena bingung itu, selalu membuat aku dan yang lain tertawa. Dia adalaha teman yang paling asik, aku sangat dekat dengan keluarganya. Dan yang ini namanya novita, dia ini masih seperti anak-anak pada waktu itu, karena dia yang terlihat paling manja, tapi novita yang sekarang berubah total menjadi seorang wanita mandiri, apalagi ketika ia ditinggal ayahnya pergi kesurga. Dia bawel, kadang diam, tapi dia sangat saying sama kami.
Dan yang terakhir yaitu laras, kadang dia ini suka bikin bĂȘte sama sifatnya yang berubah-ubah, dia lemah karena jasmaninya yang tidak bisa cape. Dia juga sangat bawel, mereka bertiga ini bawelnya gak ada duanya.

tulisan 9



Salah Masuk Sekolah

Waktu itu saya mengikuti tes sekolah negeri di bekasi. Dan pada waktu itu saya tidak diterima disekolah yang saya inginkan. Akan tetapi saya tidak begitu kecewa dikarenakan saya berfikir sekolah itu tidak hanya di negeri, diswastapun bisa. Nah pada saat situ saya masih kebingungan mau sekolah di sekolah swasta yang mana. Tetapi bapak saya menyuruh saya bersekolah di negeri. Tapi saya tidak suka.
Saya selalu menola ketika bapak saya menyuruh saya bersekolah disana. Dan tiba-tiba bapak saya mendaftar kan secara diam-diam kesekolah itu tanpa sepengetahuan saya, dan mau gak maupun dengan sangat terpaksa saya harus sekolah dsana.

tulisan 8



Pengalaman di Jatinangor

Pada waktu itu saya jalan-jalan bersama teman-teman saya ke jatinangor yang bernama adit, hafis dan ryan. Tujuan saya awalnya ingin mengantarkan teman saya kuliah sambil jalan-jalan mencari suasana baru, tepatnya pada bulan puasa dihari kedua. Saya jalan kesana menggunakan sepeda motor, dan saya berangkat pada pukul 23.30 wib. Dan sampai sana sekitar 05.30 wib. Agak lama karena saya kebanyakan berenti istirahat diperjalanan.
Dan saya bermalam di kostan teman saya yang bernama ryan. Awalnya niat saya disanan hanya bermalam selama 3 hari saja. suasana disana sangat bagus dan cuacanya sangat dingin. Pada hari ketiga ketika saya ingin pulang, saya baru menyadari bahwa saya hanya membawa 2 motor saja. dan pada akhirnya saya tidak jadi pulang dikarenakan tidak mungkinnya saya pulang bertiga dengan satu motor, dan akhirnya saya menunggu teman saya yang bernama ryan di jatinangor sampai kegiatan perkuliahan dia selesai, sedangkan adit dan hafis jadi pulang kebekasi. Saya menetap dijainangor kurang lebih selama tiga mingguan. Tetapi saya disana tidak merasa bosan dan jenuh, dikarenakan lingkungan dan suasananya membuat saya nyaman.
Seminggu kemudian si hafis dan adit balik lagi ke jatinangor, dia balik lagi karena ingin menemani saya dan ryan sealigus ingin berlibur juga. Dalam waktu seminggu itu, saya menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan mengelilingi kota jatinangor dan menikmati suasana disana. Dan seminggu kemudian mereka pun pulang lagi, dan lagi-lagi saya tidak bisa pulang dikarenakan teman saya yang bernama ryan masih ada kegiatan perkuliahan dikampusnya. Emianggu selanjutnya saya hanya menghabiskan waktu dikostannya ryan. Dan seminggu kemudian saya pulang kebekasi hanya berduan dengan ryan. Itulah cerita singkat saya selama dijatinangor.

tulisan 7



Kenakalan Disengaja

Pertama kali saya bersekolah di sekolahan ini awal masuk SMA. Dari pertama kali masuk saya sudah tidak suka dan merasa tidak nyaman disekolah ini. Tetapi saya mencoba menjalani itu semua dengan terpaksa. Saya piker itu mungkin hanya perasaan saya saja karena baru pertama saya masuk SMA. Tetapi makin kesini suasana ketidak nyamanan itu pun makin terasa, saya benar-benar tidak nyaman sekali disekolah ini, dan akhirnya saya malas sekola.
Saya dating sekolah selalu terlambat, padahal saya dari rumah itu berangkat pagi-pagi sekali, tapi saya malah muter-muter dulu biar saya datangnya terlambat. Dan saya pun jadi jarang masuk. Bahkan sapai seminggu berturut-turut sehingga orang tua saya di panggil kesekolah. Tapi saya tidak takut, saya malah senang karena biar mereka tau kalau saya tidak nyaman disekolah itu.

tulisan 6



Kehidupan sehari-hari

Nama saya adib, nama panjang saya adib fajar ramdhani, saya anak pertama dari tiga bersaudara. Saya akan menceritakan kegiatan saya sehari-hari. Dimulai dari bangun tidur, biasanya saya bangun paling pagi pukul 04.30 wib. Itu saya bangun biasanya untuk mengantarkan bapak saya bekerja. Setelah mengantar bapak saya biasanya saya tidur lagi. Dan terbangun pukul 07.30 wib. Kalau ada kegiatan pperkuliahan biasanya saya siap-siap untuk berangkat kuliah, kalau tida ya saya meninton tv paling. Dan sepulang kuliah bisanya saya langsung pulang atau menghabiskan roko satu batang, dua batang, tiga batang , atau sampai empat batang rokok terlebih dahulu baru saya pulang.
Dan pada malam harinya biasanya saya bermain bersama teman-teman saya, kalau teman-teman saya tidak ada yang keluar bermain, ya paling saya hanja berdiam dirumah saja sampai tertidur. Dan biasanya saya tidur pada malam hari pukul 23.30 wib. Ya kurang lebih begitulah kegiatan saya sehari-hari. 

tulisan 5



Bekerja Untuk Kuliah

Aku berasal dari keluarga yang sangat sederhan, aku anak ke tiga dari 5 bersaudara. Kakak dan abangku sudah menikah, saat ini hanya tinggal aku dengan adik-adikku yg paling kecil berumur 2 tahun. Ibuku seorang pedagang kue atau hanya ibu rumah tangga, sedangkan ayahku saat ini dia sudah tidak bekerja lagi. Pekerjaan ayahku kadang membantu ibuku membuat kue.
Aku saat ini berkuliah dan bekerja disuatu restaurant, bisa dibilang waktu untuk tidurku hanya sebentar 4-5 jam saja. pagi aku beerja, dan malamnya aku harus berkuliah dan pulangnya aku harus membantu ibuku untuk membuat kue juga. Sedangkan jika ada tugas kuliah, malam setelah habis membuat kue aku langsung mengerjakannya, dan paginya aku harus bekerja pagi lagi.
Tapi dengan itu semua ibuku masih saja menyangkal kalau aku itu lebih suka keluyurangak jelas ketimbang berdiam dan mengerjakan tugas rumah. Sakit hati pun pasti ada, karena ibuku tidak mengerti yang aku jalani yang dia tau pada intinya aku harus membantunya membuat kue untuk setiap hari, karena jika tidak dia akan marah.