Mengajar di Kota Balangan
Nama saya Adib Fajar Ramdhani, saya akan mencoba mengajar daerah pelosok yang ada di kalimantan yaitu kota balangan, dan saya akan memberi tahu rencana saya mengajar di sana, disana saya akan mengajar EKONOMI.
1. Kondisi kota Balangan.
Kabupaten Balangan punya slogan Banua Sanggam. Dalam Bahasa Banjar, Banua berarti kampung atau daerah. Sedangkan Sanggam bermakna rasa persaudaraan yang kuat.
Tapi, Sanggam dalam slogan ini sebenarnya merupakan singkatan dari Sanggup Begawi Gasan Masyarakat. Artinya, Sanggup Bekerja untuk Masyarakat. Inilah slogan para pemimpin di daerah ini. [Slogan yang cuma gombal atau tidak, ya?]
Balangan memiliki luas wilayah 1.878,3 kilometer persegi. Delapan puluh tujuh persen diantaranya berupa daratan. Termasuk di dalamnya, hutan-hutan di Pegunungan Meratus. Sementara sisanya daerah perairan, yang terdiri dari sungai dan rawa-rawa. Ada sekitar 117 ribu jiwa yang berdiam di Balangan.
Terdapat delapan kecamatan di Balangan, yaitu Paringin, Paringin Selatan, Batumandi, Lampihong, Juai, Halong, Awayan dan Tebing Tinggi. Halong merupakan kecamatan terluas dengan 659,84 kilometer persegi. Dan Lampihong yang luas wilayahnya 96,96 kilometer persegi, menjadi yang terkecil.
Pusat kabupaten berada di Paringin. Monumen Perjuangan Rakyat Balangan dan Pasar Paringin menjadi landmark daerah ini.
Balangan terletak di bagian utara Provinsi Kalimantan Selatan. Dari Kota Banjarmasin, dengan jarak lebih kurang 215 kilometer di sebelah utara, Balangan dapat dicapai setelah melalui beberapa kota dan kabupaten di Kalimantan Selatan: Banjarbaru, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.
2. Rencana mengajar
Rencana mengajar saya disana, saya akan mengajarkan Ekonomi, saya akan memulai dengan mengajak anak-anak mengelilingi lingkungan sekitar. Awalnya saya akan mengajak peserta didik kepasar, saya akan mengenalkan mereka bagai mana cara jual beli barang dan jasa yang benar, agar mereka mengetahui cara kerja pasar, dan agar mereka juga bisa bertanya dengan pedagan yg ada disana.
Saya tidak akan mengajar didalam ruangan, karena itu akan membuat mereka jenuh dan sulit menangkap pelajaran saya.
3. Hasil yang di harapkan setelah saya ngajar disana.
· harapan anak didik disana agar dapat mengubah kehidupan mereka disana.
· Harapan masyarakat sekita, agar bisa membangun kotanya menjadi lebih baik lagi.
· Harapan diri saya sendiri, agar anak didik saya menggunakan ilmunya dengan baik dan benar, dan menjadi orang yg berguna.
Dari sebagian tulisan saya, saya mengutip dari website http://sahrudin.wordpress.com/ekspedisi-balangan/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar