ADIB FAJAR R
10211189
SEGMENTASI PASAR
Pengertian segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah
pengelompokkan pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang homogen, dimana
tiap kelompok (bagian) dapat dpilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan)
untuk pemasaran suatu produk. Agar segmentasi pasar atau pengelompokkan pasar
dapat berjalan dengan efektif maka harus memenuhi syarat-syarat pengelompokkan
pasar sebagai berikut :
1.
Measurability, yaitu ciri-ciri atau
sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.
2.
Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana
perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya
pada segmen yang telah dipilih.
3.
Substantiability, yaitu segmen pasar
harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program
pemasarannya.
4.
Substantiability, yaitu segmen pasar harus
cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan
program-program pemasarannya.
Segmentasi pasar konsumen
Yaitu
membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic),
kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukkan
kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.
Manfaat
yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1.
Perusahaan
akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai
kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2.
Dapat
mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3.
Dapat
menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4.
Dapat
mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen
yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5.
Dapat
digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode
dimana reaksi pasar cukup besar.
Segmentasi
Demografis
Karakteristik demografis yang paling
sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain:
·
Usia,
·
Gender (jenis kelamin),
·
Status perkawinan,
·
Pendapatan, pendidikan, dan
pekerjaan, dsb.
Demografis membantu menemukan pasar target atau sasaran.
Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan
paling mudah diperoleh untuk mengenali target. Data-data demografis lebih mudah
diukur daripada berbagai variabel segmentasi lain. Berbagai variabel denografis
mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat berbagai peluang bisnis,
seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.
Contoh segmentasi
perusahaan
PT.
Indosat tbk
Indosat didirikan pada tahun 1967
sebagai Perusahaan Modal Asing, dan memulai operasinya pada tahun 1969. Pada tahun 1980 Indosat
menjadi Badan Usaha Milik Negara yang seluruh
sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Hingga sekarang, Indosat
menyediakan layanan seluler, telekomunikasi internasional dan layanan satelit
bagi penyelenggara layanan broadcasting.
PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo)
didirikan pada tahun 1993 di bawah pengawasan PT Indosat. Satelindo beroperasi
pada tahun 1994 sebagai operator GSM. Pendirian Satelindo sebagai anak
perusahaan Indosat menjadikannya sebagai operator GSM pertama di Indonesia yang
mengeluarkan kartu prabayar Mentari dan
pascabayar Matrix.
Pada tanggal 19 Oktober 1994
Indosat mulai memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek di Indones]dan
Amerika Serikat New York Stock Exchange.
Indosat merupakan perusahaan
pertama yang menerapkan obligasi dengan konsep syariah pada tahun 2002. Setelah
itu, pengimplementasian obligasi syariah Indosat mendapat peringkat AA+. Nilai
emisi pada tahun 2002 sebesar Rp 175.000.000.000,00. dalam tenor lima tahun.
Pada tahun 2005 nilai emisi obligasi syariah Indosat IV sebesar Rp
285.000.000.000,00. Setelah tahun 2002 penerapan obligasi syariah tersebut
diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.
Memasuki abad ke-21, Pemerintah
Indonesia melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka
kompetisi pasar bebas. Dengan demikian, TELKOM tidak
lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia. Pada tahun 2001 Indosat
mendirikan PT Indosat Multi Media Mobile (IM3)
dan menjadi pelopor GPRS dan multimedia di Indonesia, dan pada tahun yang sama
Indosat memegang kendali penuh PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo).
Pada akhir tahun 2002 Pemerintah
Indonesia menjual 41,94% saham Indosat ke Singapore Technologies Telemedia Pte. Ltd..
Dengan demikian, Indosat kembali menjadi PMA. Pada bulanNovember 2003 Indosat
melakukan penggabungan usaha tiga anak perusahaannya (akuisisi) PT Satelindo, PT IM3, dan Bimagraha, sehingga
menjadi salah satu operator selular utama di Indonesia
Pada tanggal 1 Maret 2007 STT
menjual kepemilikan saham Indosat sebesar 25% di Asia Holdings Pte. Ltd. ke
Qatar Telecom.
Pada 31 Desember 2008, saham
Indosat dimiliki oleh Qatar telecom Q.S.C. (Qtel) secara tidak langsung melalui
Indonesia Communication Limited (ICLM) dan Indonesia Communications Pte Ltd
(ICLS) sebesar 40,81%, sementara Pemerintah Republik Indonesia dan Publik
memiliki masing-masing 14,29% dan 44,90%.
Pada tahun 2009 Qtel memiliki 65%
saham Indosat melalui tender offer (memiliki tambahan 24,19% saham seri B dari
publik). Pada tanggal 25 mei 2011 di Ritz Carlton – Pacific Place,
Jakarta, launching Indosat Mobile.
Layanan
Berdasarkan
data tahun 2009,
Indosat menguasai 22,7% pasar operator telepon seluler GSM (yakni melalui
Matrix, Mentari dan IM3). Indosat juga memberikan layanan BlackBerry
Pascabayar/Prabayar serta layanan Broadband 3.5G untuk akses internet mobile
berkecepatan
Jasa Selular dan Broadband 3.5G
1. IM3, Layanan selular
pra-bayar yang terjangkau, dengan fleksibiltas isi ulang
2. Mentari,
Layanan selular pra-bayar yang terjangkau untuk pengguna reguler
3. Matrix,
Layanan selular pasca bayar
4. Matrix Auto,
layanan selular pasca bayar yang dapat diisi ulang, kombinasi dari manfaat
layanan pasca bayar dan pra-bayar
5. Indosat BlackBerry,
Layanan selular pasca bayar/pra-bayar dan push-email global
6. Indosat 3.5G, Layanan
akses internet mobile berkecepatan tinggi
7. i-Games, i-Ring, i-Go, i-Menu ,
Layanan nilai tambah untuk pengguna layanan selular dengan berbagai pilihan
fitur
Jasa Telepon Tetap
1.
StarOne (prabayar dan pascabayar), Layanan
komunikasi tetap nirkabel dengan tarif pascabayar dan prabayar berbasis
teknologi CDMA.
2.
IDD 001,
Layanan sambungan internasional langsung ke seluruh belahan dunia tanpa melalui
operator (premium)
3.
IDD 008,
Layanan sambungan internasional langsung ke seluruh belahan dunia tanpa melalui
operator (tarif hemat)
4.
Indosat Flat Call 01016, Layanan hubungan internasional dengan
tarif hemat ke semua negara berbasis Voice over Internet Protocol (VoIP)
5.
Indosat Phone (iPhone), layanan telepon tetap domestik dan internasional
berbasis kabel untuk komunikasi data, suara dan video dengan kualitas prima
Daftar
pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar