Minggu, 06 Oktober 2013

TUGAS 1


ADIB FAJAR R

10211189

                                    PERILAKU KONSUMEN

PENDAHULUAN

Mata kuliah perilaku konsumen ini membahas tiga bagian besar yaitu pengertian dan cakupan perilaku konsumen, persepsi konsumen, pengertian dan ciri-ciri konsumen. Penjelasan tentang aspek-aspek tersebut mungkin tidak akan berdiri sendiri, akan tetapi dijelaskan secara integral. Studi perilaku konsumen merupakan bagian dari kajian antar disiplin ilmu, seperti psikologi, sosiologi, ekonomi dan antropologi. Studi ini berkembang menjadi suatu disiplin ilmu yang terpisah ketika para pemasar menyadari bahwa konsumen tidak selalu melakukan tindakan atau memberi reaksi sesuai dengan yang disarankan dalam teori-teori pemasaran yang ada.

Pengertian Perilaku Konsumen 

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pembelian, pemilihan, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Konsep Dasar Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelh pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk dan akhirnya membuang produk setelah di gunakan. Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dankeinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokkan menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.

Motivasi, persepsi, pembelajaran, dan sikap konsumen dalam membeli suatu produk

Dalam hal motivasi pembelian produk, konsumen memiliki kebutuhan akan pengakuan, penghargaan, atau rasa memiliki. . Selain itu, persepsi konsumen terhadap kualitas suatu produk juga mungkin akan memberikan kepuasan kepada pelanggan yang kemudian menciptakan minat bagi pelanggan untuk melakukan pembelian ulang (loyalitas) produk tersebut. Di era gloabalisasi dan pasar bebas, berbagai jenis barang dan jasa dengan ratusan merek membanjiri pasar Indonesia.

Persaingan antar merek setiap produk akan semakin tajam dalam merebut konsumen. Untuk dapat mengenal, menciptakan dan mempertahankan pelanggan, maka studi tentang perilaku konsumen sebagai perwujudan dari aktivitas jiwa manusia sangatlah penting.

Ada banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dan proses pengambilan keputusannya dalam pembelian suatu barang.Seperti yang di kemukakan oleh Suharto (2001:3), bahwa proses pengambilan keputusan dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu: faktor sosiokultur (kebudayaan, kelas sosial, kelompok referensi) dan faktor psikologis (sikap, persepsi, motivasi, dan gaya hidup).

Proses pengambilan keputusan pembelian memiliki lima tahap sebagaimana yang dikemukakan oleh Kotler (2000:204) yaitu: tahap pengenalan masalah atau kebutuhan, tahap pencarian informasi, tahap evaluasi altematif, tahap keputusan pembelian, dan tahap perilaku pasca pembelian.

Untuk mengenali dan mengetahui konsumen, biasanya di lakukan lewat survey konsumen untuk memetakan dan mengetahui perilaku konsumen.

Motivasi konsumen erat kaitannya dengan yang namanya “keinginan”. Tidak perlu bingung dan berdebat panjang memahami mana yang berupa “keinginan” dan mana yang berupa “kebutuhan” konsumen. Sebab keduanya meski berbeda, namun yang jelas, keduanya mendorong terjadinya pembelian oleh konsumen.

Ketika produk sudh di targetkan pada segmen tertentu, diposisikan, dan menetapkan pasar sasaran tertentu, maka keberhasilan pemasarannya di tentukan oleh program-program pemasaran selanjutnya.  Dan tentunya, program pemasaran ini harus mengakomodasi faktor-faktor yang terkait.Tentunya banyak faktor yang terkait dalam hal ini. Salah satu faktor utama adalah konsumen.Keputusan pembelian, dalam hal ini pertukaran barang atau jasa, merupakan tahapan yang sangat penting. Tahap ini merupakan muara dari pertimbangan-pertimbangan yang mereka lakukan sebelumnya, sekaligus sebagai dasar umpan balik untuk mereka di masa yang akan datang.Keputusan pembelian konsumen ini dapat berupa pilihan mengenai produk dan jasa apa yang mereka beli, merek apa yang mereka beli, kapan dan dimana mereka akan membeli, berapa jumlahnya, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan bagaimana mereka melakukan pembelian itu. Didalam menentukan keputusan pembelian inilah, faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengambil keputusan pembeliannya, memberikan pertimbangan-pertimbangan yang akan menentukan keputusan akhirnya.Tentunya ada banyak faktor yang mempengaruhi seorang konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.Salah satu dari sekian faktor itu yang sangat menarik dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah motivasi, perepsi, pembelajaran, dan sikap.







Riset Konsumen

Bidang riset konsumen di kembangkan sebagai perluasan bidang riset pemasaran, hampir semata-mata memfokuskan perhatiannya pada perilaku konsumen bukannya pada aspek-aspek lain dalam proses pemasaran. Hasil-hasil riset pasar dan juga hasil riset konsumen digunakan untuk memperbaiki pengambilan keputusan manajerial. Alasan pertama mempelajari perilaku konsumen adalah untuk memungkinkan para pemasar meramalkan bagaimana para konsumen akan bereaksi terhadap berbagai pesan promosi dan untuk memahami cara mereka mengambil keputusan membelinya.


Proses Riset Konsumen
1.      Menentukan tujuan riset
2.      Mengumpulkan dan mengevaluasi data sekunder
3.      Merancang studi riset primer
4.      Mengumpulkan data primer
5.      Menganalisis data
6.      Mempersiapkan laporan hasil riset

Tipe Konsumen

Tiga Tipe Konsumen Menurut Loyalitasnya
Menurut buku Satisfaction (Chris Denove and James D.Power IV), ada tiga tipe customer menurut loyalitasnya.


Daftar Pustaka
  • Mangkunegara, AA Anwar Prabu. (2002). Perilaku Konsumen. Edisi Revisi. Bandung: Refika Aditama.
  •  http://komunikasi.pasca.uns.ac.id/file_thesis/93_complete.pdf
  •  http://materikuliah.edublogs.org/2010/08/17/perilaku-konsumen/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar